Dari hasil pemeriksaan tim medis, Bodia mengungkapkan bayi tersebut sempat hidup usai dilahirkan. Ada dugaan kekerasan terhadap bayi yang ditengarai sebagai penyebab kematiannya.
"Berdasarkan pemeriksaan tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, bayi diketahui sempat lahir dalam keadaan hidup. Ditemukan indikasi kekerasan yang menjadi penyebab kematian," ungkap Bodia.
Diberitakan sebelumnya, mayat bayi tertutup daster ditemukan terkubur di kebun wilayah Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi perempuan itu diperkirakan baru lahir sehari sebelum ditemukan.
Kapolsek Bandungan, Iptu Subedi menjelaskan mayat bayi itu ditemukan pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Kondisinya sudah meninggal dunia.
"Njih, sudah meninggal dunia (saat ditemukan)," kata Subedi saat dihubungi NadiKabar, Jumat (4/9/2026).