NADIKABAR.COM — Busana bertema Sekar Jagat Vijaya rancangan Ivan Gunawan menghiasi penampilan kontingen Indonesia saat mengikuti defile upacara pembukaan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jepang, Minggu malam.

Busana yang memadukan motif batik asal Madura dengan setelan jaket bergaya modern tersebut dikenakan atlet dan ofisial Indonesia saat memasuki stadion bersama kontingen negara peserta lainnya.

Rancangan tersebut mengangkat motif batik Sekar Jagat yang melambangkan keindahan dalam keberagaman, sedangkan Vijaya memiliki makna kemenangan.

Dalam defile itu, kontingen Indonesia dipimpin dua atlet para-atletik nomor balap kursi roda, Jaenal Aripin yang mendapat kehormatan membawa bendera Merah Putih didampingi Maria Goreti Samiyati.

Sebanyak 47 anggota kontingen mengikuti defile, terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, serta jajaran National Paralympic Committee (NPC) Indonesia dan tim Chef de Mission (CdM).

Tidak seluruh atlet Indonesia mengikuti defile tersebut karena sejumlah atlet harus mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan pada Senin (19/10).

Sebelum defile berlangsung, rangkaian upacara pembukaan diawali dengan pembawaan bendera Jepang oleh sejumlah tokoh olahraga, termasuk peraih medali perunggu para bulu tangkis Noriko Ito, paralimpian bola basket kursi roda Shinji Negi, dan paralimpian tenis meja kursi roda Chiyoko Ohmae.

Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Jepang, tuan rumah menyuguhkan pertunjukan kesenian tradisional yang turut melibatkan penonton di stadion.

Dalam salah satu pertunjukan, para penonton diajak bertepuk tangan mengikuti irama musik dan hentakan yang mengiringi gerakan para penari.

Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan defile negara peserta yang diawali kontingen Afghanistan, disusul Bahrain dan negara-negara lainnya secara berurutan.

Upacara pembukaan Asian Para Games edisi kelima tersebut mengusung konsep WABI atau We Are Beautiful Individuals yang membawa pesan kebersamaan di tengah keberagaman individu, budaya, dan latar belakang.

Asian Para Games 2026 berlangsung pada 18–24 Oktober dengan mempertandingkan 18 cabang olahraga.

Indonesia menurunkan 103 atlet dari 12 cabang olahraga untuk bersaing memperebutkan medali pada ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia tersebut.