"Salah satunya itu adalah ijazah yang mungkin ada di rumah itu untuk menentukan sidik jari dan sebagainya," jelasnya.

Sementara untuk pemeriksaan DNA, prosesnya masih menunggu arahan dari tim identifikasi yang berada di Surabaya.

"Sedangkan untuk tes DNA ini masih menunggu dari tim identifikasi yang ada di Surabaya," tambahnya.

Pemerintah Kelurahan Bujel menyatakan siap mendampingi keluarga, termasuk membantu kebutuhan transportasi apabila diperlukan untuk proses identifikasi di Surabaya.

"Kami dari pemerintah Kelurahan Bujel sudah mengunjungi keluarga korban dan menanyakan apa yang bisa kami bantu termasuk juga seandainya dari pihak keluarga korban memerlukan bantuan transportasi atau apapun itu untuk keperluan identifikasi karena tim identifikasi ini adanya di Surabaya," beber Wayan.

Keempat warga Bujel tersebut belum ditemukan. Keluarga masih menunggu perkembangan pencarian dan berharap Winarsih, Ermanto, Amelia, serta Kayla segera ditemukan dalam kondisi selamat.

"Keterangan keluarga saat ini untuk korban sendiri masih belum diketemukan, masih dalam proses pencarian," pungkasnya.