Menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sekitar 550.000 orang mengikuti aksi tersebut.
Dalam menangani demonstrasi, aparat keamanan Prancis menggunakan gas air mata, granat kejut, dan meriam air untuk membubarkan massa.
Sekitar 250.000 orang mengikuti demonstrasi di berbagai wilayah Prancis pada Sabtu (7/11), menurut surat kabar Le Figaro yang mengutip data serikat pekerja kaum mud
Menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sekitar 550.000 orang mengikuti aksi tersebut.
Dalam menangani demonstrasi, aparat keamanan Prancis menggunakan gas air mata, granat kejut, dan meriam air untuk membubarkan massa.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.