Untuk menjawab harapan tersebut, ASN dituntut untuk memberikan pelayanan yang jelas, sederhana, dan tepat waktu.

Aparatur juga perlu mengedepankan empati dan integritas dalam menjalankan tugas, memberikan informasi yang akurat, serta merespons keluhan dan kebutuhan masyarakat dengan cepat.

"Ini adalah bagian dari integritas dan kinerja birokrasi yang menjadi prioritas nasional," tambahnya.

Menutup arahannya, Tomsi berpesan agar peserta PKA dan PKP Gelombang V membawa semangat perubahan ke instansi masing-masing. Mereka diharapkan tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi penggerak perubahan yang mampu memberikan arah, merespons kebutuhan masyarakat, dan menghadirkan pelayanan publik yang berdampak.

"Tetap lakukan suatu perubahan di dalam penyelenggaraan [pemerintahan] sehingga menjadi lebih efektif, lebih baik, lebih bermanfaat, lebih cepat tercapai tujuannya, dan menghasilkan teman-teman kita ASN yang berpikir kritis, memahami makna daripada suatu perubahan," pungkasnya.