β€œTak ada lagi penjarahan, tak ada lagi eksploitasi,” katanya, menyoroti masa lalu kelam yang dihadapi Indonesia dan negara-negara berkembang akibat kolonialisme.

Sekjen PBB juga menekankan pentingnya peran Indonesia sebagai penghasil emisi gas rumah kaca terbesar keenam di dunia dalam mendorong transisi menuju energi terbarukan.

Terlebih, perubahan iklim terbukti membawa dampak besar mulai dari bencana kelaparan, ketidakstabilan ekonomi, hingga peningkatan suhu yang β€œmelampaui batas 1,5 derajat Celsius dalam beberapa tahun ke depan”.

β€œSaya mengapresiasi keinginan Presiden Prabowo Subianto atas proyek pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt serta target swasembada energi Indonesia untuk percepatan transisi,” tambahnya.