Dari sisi kapasitas, Sekolah Rakyat tersebut dirancang mampu menampung hingga 3.000 siswa untuk jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).
Namun, jumlah peserta didik yang diperkirakan diterima pada tahap awal sekitar 2.200 orang, sesuai dengan rencana penyelenggaraan pendidikan yang disiapkan pemerintah.
Suharmaji berharap seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyelesaian desain hingga kelengkapan fasilitas pendukung, dapat berjalan sesuai jadwal sehingga proses tender pembangunan dapat dimulai pada akhir November 2026.
Dengan skema tahun jamak, pembangunan Sekolah Rakyat tersebut akan dilaksanakan melampaui satu tahun anggaran.