NADIKABAR.COM — Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Melalui program ini, mereka diharapkan dapat memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik tanpa terkendala oleh kondisi ekonomi keluarga.
Gus Ipul menegaskan, seluruh siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga dalam Desil 1 dan Desil 2 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Karena itu, proses penerimaan tidak menggunakan tes akademik, melainkan berdasarkan kondisi sosial ekonomi keluarga yang telah diverifikasi.
"Basisnya adalah DTSEN, yaitu keluarga pada Desil 1 dan Desil 2 yang secara sosial ekonomi berada pada kondisi paling bawah atau prasejahtera. Karena tidak menggunakan tes akademik, maka diperlukan proses adaptasi agar mereka siap mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat," katanya, dikutip dari situs Kemensos, Sabtu (24/10/2026).