"Pertemuan ini menegaskan eratnya komunikasi dan kemitraan Indonesia dengan PBB dalam memperjuangkan perdamaian, memperkuat stabilitas global, serta mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih adil dan sejahtera," ungkap Sekretariat Kabinet.
Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagaimana dikutip dari siaran resminya menyampaikan pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sekjen PBB membahas reformasi sistem multilateral serta kemajuan mencapai Agenda 2030, serta berbagai isu global dan regional, termasuk situasi di Palestina yang saat ini dijajah oleh Israel.
"Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global. Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral," demikian siaran resmi Kantor Sekretariat Jenderal PBB.
Dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo, Guterres juga mengucapkan terima kasih kepada Indonesia atas kontribusinya mengirim pasukan perdamaian. Kemudian, Guterres juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif, dan berkontribusi dalam aksi menanggulangi dan mengantisipasi dampak perubahan iklim.
Selain bertemu dengan Presiden Prabowo di Hambalang, Guterres juga dijadwalkan untuk berkunjung ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI di Kabupaten Bogor, Senin.