"Mereka bisa melakukan penelitian lapangan, mempelajari situs alam dan buatan, berinteraksi dengan masyarakat lokal. Peserta juga akan mengenal warisan sejarah, budaya, serta perkembangan teknologi di wilayah yang dikunjungi," ujar Gavriel.
Salah satu delegasi Indonesia termuda, Zhafirra Rabbani Yurianto, mengatakan IFY membuka pintu untuk belajar mengenai keberagamaan dari generasi muda di berbagai negara.
"Saya ingin membawa pengalaman tersebut, sebagai bekal untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi sekitar saya," ujar siswi SMP Pribadi School Depok itu.