Kecepatan dan jangkauan terbang helikopter tersebut juga akan meningkatkan kemampuan fregat Selandia Baru dalam mendeteksi sasaran, melaksanakan operasi tempur, dan menjalankan pertahanan.
Kementerian Pertahanan Selandia Baru menambahkan bahwa total investasi modal untuk proyek tersebut mencapai 1,648 miliar dolar Selandia Baru atau sekitar 939 juta dolar AS (sekitar Rp 17 triliun).
Sementara itu, biaya operasional peralatan tersebut dialokasikan rata-rata sebesar 110 juta dolar Selandia Baru atau sekitar 63 juta dolar AS (sekitar Rp1,1 triliun) per tahun selama satu dekade mendatang.
Helikopter MH-60R Seahawk diproduksi oleh perusahaan Amerika Serikat, Sikorsky, yang merupakan anak perusahaan Lockheed Martin.