Wang juga diam-diam menyelipkan uang tunai 100 yuan (Rp263 ribu) ke dalam pesanan makanan itu. Jumlah tersebut bukan nominal kecil baginya karena setara dengan keuntungan berjualan selama sekitar empat hari.
Ternyata pelanggan yang memesan makanan itu adalah seorang ayah bermarga Zhu. Putranya, Haolin, berusia empat tahun dan didiagnosis leukemia pada Februari. Saat ini, Haolin masih menjalani pengobatan.
Zhu jelas tersentuh dengan aksi kebaikan Wang, dan membagikan kisah ini ke media sosial.
"Orang asing menunjukkan kepedulian kepada anak yang sakit. Selalu ada kehangatan di dunia ini yang bisa menerangi hari-hari paling gelap," tulis Zhu.
Kebaikan Wang terasa semakin menyentuh karena kondisi ekonominya juga sedang sulit. Ia masih memiliki utang usaha lebih dari 200.000 yuan (Rp526 juta).
Wang bahkan pernah tidur di warung internet atau warnet dan mengandalkan minum air keran wastafel ketika mengalami kesulitan.