Setelah kisahnya ramai dibicarakan, lapak Wang mulai dipenuhi pembeli dari berbagai daerah di China. Penjualan pancake telurnya langsung melonjak dua kali lipat.

Beberapa pelanggan bahkan sengaja memesan pancake telur itu via aplikasi online untuk dibagikan kepada petugas kebersihan dan kurir pengantar makanan.

Pada 22 Agustus, Wang menemui Haolin di rumah sakit. Bocah itu kemudian memanggilnya "Paman Pancake Telur".

Wang kembali memberikan bantuan berupa seluruh pendapatan terbarunya dan hadiah dari media-medai yang meliput gerainya. Totalnya mencapai 8.100 yuan (Rp21,3 juta).

"Saya berharap setiap anak di dunia dapat tumbuh sehat dan bebas dari penyakit," doa Wang.

Kondisi Haolin kini disebut stabil, tetapi ia masih harus menjalani pengobatan selama 18 bulan. Pendiri merek pancake tempat Wang franchise juga menyumbangkan 2.000 yuan (Rp5,3 juta) dan berencana membuat program makanan gratis bagi para buruh.