Adapun, salah satu daya tarik SHNR 2026 adalah pengalaman berlari yang dirancang untuk mempertemukan peserta dengan ragam ekspresi budaya Semarang. Sepanjang rute, penyelenggara menyiapkan sejumlah cheering point tematik yang menghadirkan pertunjukan, ornamen, dan interaksi budaya.

Lima zona yang dilintasi para peserta lari meliputi Semarangan Tempo Doeloe, Gebyuran, Pecinan Semarang, Semarangan Legend, dan Gambang Semarang. Masing-masing menghadirkan karakter berbeda yang merepresentasikan perjalanan sejarah dan keberagaman budaya kota.

Pengembangan kegiatan olahraga berbasis destinasi (Sport Tourism) menjadi salah satu peluang bagi kota untuk memperluas daya tarik pariwisata. Melalui SHNR, kawasan heritage tidak hanya diposisikan sebagai ruang untuk mengenal sejarah dan arsitektur, tetapi juga sebagai ruang publik yang hidup melalui kegiatan komunitas dan aktivitas rekreasi.

Melalui perpaduan olahraga, hiburan, dan eksplorasi budaya, SHNR diharapkan dapat memperkuat citra Semarang sebagai kota heritage yang tetap dinamis, terbuka, dan relevan bagi berbagai generasi.