NADIKABAR.COM — Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi menutup jalur pendakian Gunung Semeru. Akibat dampak kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di kawasan Blok Ranu Kembang.

Kebijakan itu berdampak langsung pada ribuan calon pendaki yang telah merencanakan perjalanan menuju puncak tertinggi di Pulau Jawa tersebut hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan itu memicu pembatalan rencana perjalanan ratusan rombongan yang sebelumnya telah mengamankan tiket resmi secara daring.

Berdasarkan data tercatat, seluruh pendaki terdampak semula dijadwalkan melakukan aktivitas pendakian dalam rentang waktu 27 Agustus hingga 2 September 2026.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, mengonfirmasi detail jumlah pengunjung yang gagal mendaki akibat peristiwa tersebut.