Aktivitas vulkanik juga terekam dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 137 detik. Agastya memastikan, Gunung Semeru saat ini masih bertahan pada status Level III atau Siaga.

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan durasi 137 detik," ucapnya.

Menyusul kejadian itu, pihak pos pemantauan langsung mengeluarkan sejumlah larangan tegas sebagai langkah mitigasi bencana. Masyarakat dilarang keras untuk melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan dalam radius 13 kilometer dari pusat letusan.

Bahkan untuk area di luar batas jarak tersebut, warga tetap diwajibkan untuk menjauhi area sempadan sungai paling tidak pada jarak 500 meter di sepanjang aliran Besuk Kobokan.