"Di Indonesia nama-nama itu akrab di telinga Gen Z, Gen Alfa, bahkan generasi Boomers. Tetapi Indonesia juga punya Meong Palo Karella," kata dia.

Dia menyampaikan kisah tersebut dikembangkan dalam bentuk komunikasi visual. Lima Benua mengeksplorasi tema kucing melalui karya berupa batik sepanjang tiga meter, kertas bekas, dan permainan tradisional.

Karya-karya tersebut ditampilkan secara inklusif dalam Pesta Indonesia Fukuoka 2026. Kegiatan itu diharapkan dapat menjadi ruang untuk membangun persahabatan dan kolaborasi antara masyarakat Indonesia dan Jepang.

"Harapan kami mengikuti kegiatan ini adalah menjalin persahabatan, kolaborasi, dan supaya masyarakat Jepang datang ke Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa orang Indonesia ramah tamah dan Indonesia kaya akan biodiversitas," tuturnya.

Pameran tersebut digelar di One Fukuoka Hotel pada 2 Oktober 2026. Dengan mengangkat narasi strategis Kementerian Kebudayaan RI, pameran itu juga berkolaborasi dengan seniman musik Jepang yaitu Manon, DJ NUKU, Bagus Hasegawa, Mickey dan Yas Sun Bunch.

Sedangkan pameran batik ukuran 3x2,5 meter dengan Environmental Instalasi Kucing dan Live Drawing digelar di Pesta Indonesia Fukuoka 2026 pada 3-4 Oktober 2026. Acara dihadiri masyarakat Jepang, NGO, KBRI Tokyo, PPI Fukuoka, hingga seniman Jepang.