"Saya sudah bekerja keras selama bertahun-tahun untuk mencapai momen ini. Saya sangat berterima kasih kepada Guenther dan seluruh orang di Tech3 yang percaya kepada saya dan memberikan kesempatan ini."

"Saya tidak sabar membalas kepercayaan mereka. Saya tahu tantangan yang menanti, tetapi saya siap belajar, bekerja keras, dan menjadi versi terbaik dari diri saya bersama tim ini," tuturnya.

Kepastian promosi ke MotoGP datang ketika Agius masih bersaing di Moto2 2026. Agius sudah empat kali memenangi balapan Moto2. Ia juga meraih pole position untuk Moto2 San Marino di Misano.

Namun, akhir pekannya di Misano berakhir mengecewakan. Agius tersingkir pada Tikungan 1 dan gagal menyelesaikan balapan.

Insiden tersebut juga membuat posisinya di klasemen Moto2 turun ke peringkat keempat dengan 149 poin. Tapi performanya sepanjang musim sudah cukup untuk meyakinkan Tech3 KTM memberinya kesempatan tampil di MotoGP.

Manajer tim Tech3 Nicolas Goyon menyebut Agius memiliki kecepatan dan mentalitas untuk menghadapi tantangan baru di MotoGP.

"Senna telah menunjukkan sepanjang kariernya di Moto2 bahwa dia memiliki kecepatan dan mentalitas untuk menghadapi tantangan baru ini. Dia masih muda, jadi ada banyak potensi yang bisa kami kembangkan bersama, dan kami senang menjadi bagian dari tahap berikutnya dalam kariernya."