"Tadi pagi saya turun dari pesawat mengarah kepada saya, saya mengatakan bahwa itu tidak samasekali benar dan saya meminta jangan salah bicara,"ucapnya.

Bahlil mengatakan informasi tersebut baru diketahui setelah sempat mengikuti program podcast yang menghadirkan seorang narasumber. Bahlil menyebut narasumber di podcast tersebut merupakan seniornya yang diklaim sok pintar bicara.

Bahlil mengatakan senior tersebut selalu tampil dengan kacamata dalam beberapa hari terakhir di tengah isu penyadapan terhadap presiden. Namun, soal siapa sosok pria berkaca mata yang sebenarnya Bahlil pun menutup rapat identitasnya.

"Itu senior saya, selalu tampil di program podcast, selalu pakai kacamata, sok pintar bicara,"kata Bahlil.

Menteri Hirilisasi dan Industri itu lantas meminta senior tersebut segera melakukan klarifikasi. Bahlil lantas membuka ruang klarifikasi dalam 3×24 jam. Jika yang bersangkutan mengabaikan maka pihaknya akan melakukan somasi hingga proses pidana.

"Beberapa orang yang sudah menyebut nama saya, saya akan memberikan somasi dengan waktu yang waktu yang tertentu karena kalau tidak saya akan melakukan proses hukum,"tambah dia

"Kami kasih waktu 3×24 jam, untuk klarifikasi, kalau tidak, saya somasi, saya akan proses hukum,"ucapnya.

Bahlil berkata pihak-pihak yang menuduh dirinya terlibat dalam pertemuan yang membahas penyadapan presiden tersebut merupakan pihak-pihak yang tergolong provokator.