Bupati juga mengingatkan agar becak listrik yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk bekerja. Para penerima diminta merawat kendaraan tersebut sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
"Jangan dijual, jangan digadaikan dan juga jangan dipindahtangankan. Harus diperhatikan sehingga bisa membantu kehidupan bapak-bapak semua," tegasnya.
Becak listrik tersebut disalurkan kepada penerima manfaat di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis. Rinciannya, didistribusikan ke lima kecamatan. Kecamatan Banjarsari mendapat 94 unit, Pamarican 14 unit, Ciamis 42 unit, Lakbok 3 unit, dan Purwadadi 2 unit.
Sementara itu, perwakilan YGSN Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan mengatakan program becak listrik tersebut merupakan bagian dari bantuan Presiden yang disalurkan di berbagai daerah.
Menurut Firman, gagasan program tersebut sudah direncanakan sebelum Prabowo menjabat sebagai Presiden. Sasaran utamanya adalah masyarakat lanjut usia yang masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.