NADIKABAR.COM — Seorang warga Desa Lambangkuning, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur bernama Mutasan tewas dalam kondisi terbakar setelah terjatuh saat berusaha memadamkan api yang membesar ketika yang bersangkutan membersihkan sisa sampah barongan di lahan miliknya dengan cara membakarnya pada Selasa.

"Informasi yang kami dapatkan bahwa korban membakar sisa sampah barongan di lahannya, namun api semakin membesar dan korban berusaha untuk memadamkan kebakaran tersebut hingga terjatuh dan terbakar," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief,

Menurut dia, korban dikabarkan memiliki riwayat sesak napas, namun pihaknya tidak mengetahui pasti korban meninggal dunia saat penyakitnya kambuh atau tidak karena korban ditemukan dalam kondisi terbakar di lahan miliknya sendiri.

"Atas kejadian itu, kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah maupun sisa tanaman karena api yang awalnya kecil bisa dengan cepat membesar karena cuaca yang ekstrem dan angin kencang, sehingga dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Ia mengimbau warga untuk tidak meremehkan aktivitas pembakaran sampah di pekarangan maupun lahan terbuka karena masyarakat juga perlu memastikan kondisi lingkungan aman, serta jangan pernah meninggalkan api menyala tanpa adanya pengawasan.

"Apabila api mulai membesar dan sulit dikendalikan, sebaiknya warga tidak memaksakan diri melakukan pemadaman kebakaran itu, sehingga diimbau meminta bantuan dari pemadam kebakaran atau masyarakat untuk keselamatan jiwa.

Peristiwa yang menewaskan Mutasan tersebut menjadi pengingat bahwa pembakaran sampah yang dianggap sebagai aktivitas biasa dapat berujung fatal apabila api tidak terkendali.

Sementara itu, polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta aparat juga mengamankan sejumlah barang bukti serta memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.