NADIKABAR.COM — Tim sepak takraw Indonesia meminta maaf atas kegagalan meraih medali emas Asian Games 2026. Kini fokus utama mereka adalah Liga Utama dan Piala Dunia 2027.
Sepak takraw cuma meraih satu medali perak dan tiga medali perunggu, meleset dari target satu emas di nomor Men's Quadrant. Meski begitu, ada satu target yang berhasil dipenuhi yakni membawa pulang medali.
"Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa kami hanya bisa mempersembahkan perak di nomor Men's Quadrant. Tapi itu merupakan prestasi luar biasa karena semua nomor kami menyapu bersih," kata Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surianto dalam keterangan kepada media.
"Dari empat nomor, semua dapat medali. Satu perak dan tiga medali perunggu. Jadi, saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena kami tidak dapat mempersembahkan medali emas."
"Insya Allah, di SEA Games atau Asian Games mendatang kami dapat memberikan yang terbaik," imbuhnya.
Surianto menyebut hasil Asian Games ini menjadi modal penting untuk regenerasi. Beberapa atlet yang diturunkan masih berusia sangat muda, 17, 18, hingga 19 tahun.
"Kami berharap mereka bisa ada regenerasi yang akan datang. Jadi kami betul-betul membina apalagi lewat liga."
Sebagai langkah konkret pengembangan, PSTI memastikan Liga Utama Sepak Takraw akan bergulir 28 November 2026 di Jakarta. Liga ini akan menjadi yang pertama dan diharapkan menjadi motor pembinaan atlet muda.
Terkait final beregu putra melawan Jepang, kapten tim Muhammad Hardiansyah Muliang mengakui kekalahan secara strategi meski sudah mengenal karakter lawan yang berisi pemain senior.
"Kami sedikit tahu strategi masing-masing. Cuma kemarin kita kalah teknis saja.Karena di set ketiga angkanya enggak, beda dua biji saja. Jadi kita kalah strategi," kata Hardiansyah.
Setelah Liga Utama, Piala Dunia Sepak Takraw 2027 jadi fokus utama para atlet.
"Jadi dengan hasil ini akan lebih prepare lagi untuk seleksi atletnya maupun pelatihnya. Tahun ini juga akan ada liga itu akan memacu atletnya untuk mempersiapkan atlet-atlet mudanya," sambung Hardiansyah.