NADIKABAR.COM — Setelah mengamankan medali perak Asian Games Aichi-Nagoya 2026, tim sepak takraw putra Indonesia akan bersiap menghadapi sejumlah kompetisi internasional termasuk SEA Games 2027 yang akan berlangsung di Malaysia.
Agar bisa tampil maksimal di SEA Games, timnas sepak takraw akan memanfaatkan keikutsertaan pada kompetisi internasional sebagai wadah persiapan.
"Ada beberapa pertandingan internasional yang akan diikuti di Thailand, sebelum SEA Games ada World Cup juga yang kebetulan di Jakarta. Nah kami harus menyusun tim ini dari awal, kalau bisa sebelum Januari sudah dapat materi," ungkap pelatih sepak takraw putra Iwan Hermawan di Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Sabtu.
Iwan menuturkan, hasil dari Asian Games 2026 berupa medali perak, menjadi pembelajaran berharga bagi timnya untuk meningkatkan kualitas di lapangan.
Apalagi Asian Games edisi ke-20 ini, menjadi saksi kemunculan tim-tim kuat dari negara yang secara kultur tidak memiliki latar belakang olahraga sepak takraw, seperti Jepang dan India.
Pada persiapan tersebut, jajaran pelatih akan menggodok strategi dan memilih susunan pemain untuk masuk ke program pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) sepak takraw.
"Tim harus disusun dari awal, penyiapan materi pemain juga akan disiapkan untuk nantinya dimasukkan ke pelatnas kami," katanya menambahkan.
Sebelumnya, pada babak final tim kuadran putra Indonesia dikalahkan oleh tim tuan rumah Jepang setelah berjuang dalam rubber set.
Timnas kuadran putra yang dipimpin kapten tim Muhammad Hardiansyah Muliang itu berlangsung alot tersebut, dan berakhir dengan skor 15-17, 15-9 dan 13-15.
Dengan rampungnya pertandingan pada nomor kuadran putra dan putri hari ini, maka cabang olahraga sepak takraw telah menyumbangkan sebanyak empat medali dari ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Medali tersebut masing-masing ialah satu perak dari nomor kuadran putra, dan tiga perunggu dari kuadran putri, tim regu putra dan tim regu putri.