NADIKABAR.COM β Sejumlah warta humaniora dalam sepekan masih perlu menjadi perhatian bagi pembaca, yang sebagian besar mengenai pemerintah yang melibatkan berbagai sektor untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatra, Kalimantan, Papua, hingga daerah lain yang terdampak.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
Kepala BNPB targetkan penanganan karhutla secepat mungkin
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi menargetkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secepat mungkin untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat.
Menhut tegaskan pemerintah tidak lepas tangan terkait karhutla
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan pemerintah tidak lepas tangan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meskipun upaya pemadaman menghadapi tantangan berat akibat kemarau panjang, keterbatasan sumber air hingga kondisi gambut yang mudah menyimpan bara.βββββββ
Kemenhub pantau dampak karhutla terhadap 16 bandara di Papua
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memantau dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap operasional 16 bandar udara di Papua akibat kabut asap yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.βββββββ
Menkes imbau kelompok rentan batasi aktivitas luar ruang saat karhutla
βββββββMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau kelompok rentan, terutama lansia, balita, dan ibu hamil, membatasi aktivitas di luar rumah saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan.βββββββ
BKSDA Kaltim pastikan perawatan medis bagi bayi orangutan lemas
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur melakukan evakuasi dan memberikan penanganan medis darurat terhadap seekor bayi orangutan yang ditemukan dalam kondisi lemas di daerah aliran sungai Kabupaten Kutai Timur.βββββββ