NADIKABAR.COM β Sejumlah berita humaniora dalam sepekan ini yang menjadi fokus perhatian pembaca dan masih menarik untuk kembali disimak pagi ini, mulai dari Kemenkes upayakan transplantasi sumsum tulang masuk JKN hingga 50 persen biro umrah berstatus tak aktif.
Berita-berita tersebut dapat kembali disimak dalam ringkasan berikut ini.
1. Kemenkes upayakan transplantasi sumsum tulang masuk JKN
Kementerian Kesehatan menyatakan pihaknya mengupayakan agar transplantasi sumsum tulang dimasukkan ke dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mengingat tindakan tersebut menyelamatkan nyawa, tapi mahal.
"Terapi-terapi definitif atau terapi yang menyembuhkan kanker masih terbatas, apalagi untuk kanker yang sulit, seperti kanker darah. Kanker darah ini sumbernya di mana?Sumbernya di pabriknya. Pabriknya ada di mana? di sumsum tulang, jadi kalau sumsum tulang itu diganti dengan yang baru, sel-sel yang tadinya tidak normal dalam bentuk kanker darah bisa menjadi regenerasi," kata Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Rabu.
2. BGN terapkan skema insentif SPPG Rp2.000 per porsi mulai 5 Oktober
Badan Gizi Nasional (BGN) akan menerapkan perubahan mekanisme pemberian insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai 5 Oktober 2026 yang akan datang sebagai bagian dari penyempurnaan tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebelumnya, setiap SPPG memperoleh insentif dengan besaran yang sama, yakni Rp6 juta per hari, meskipun jumlah penerima manfaat yang dilayani oleh masing-masing SPPG berbeda.
3. Menhut: Presiden dengarkan masukan akademisi soal pengelolaan gambut
Menteri Kehutanan Raja Antoni mengatakan Presiden Prabowo Subianto mendengarkan masukan para ilmuwan dan akademisi dalam menentukan kebijakan pengelolaan gambut dan mangrove.
"Pak Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan keputusan, beliau adalah pendengar saya katakan tadi, mendengar para ilmuwan memutuskan policy berdasarkan riset, berdasarkan penelitian. Riset best policy," ujarnya dalam pernyataan diterima di Jakarta, Rabu.
4. Menkes: Positivity rate influenza 56 persen pada M-38 masih medium
Kementerian Kesehatan mencatat bahwa di minggu ke-38 2026, positivity rate influenza sebesar 56 persen, tetapi kondisi tersebut masih berada dalam rentang medium, yang belum menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan di Jakarta, Senin, peningkatan kasus influenza perlu direspons dengan penguatan surveilans dan kesiapsiagaan, bukan dengan kepanikan.
5. Kemenhaj: 50 persen biro umrah berstatus tidak aktif
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyebut dari hasil verifikasi terhadap 3.631 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang terdata di Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) sekitar 50 persennya berstatus tidak aktif.
βDari 3.631 PPIU hingga hari ini yang sudah terdaftar di SISKOPATUH, 50 persennya tidak aktif, diantaranya ada yang diblok akibat belum melakukan sertifikasi dan ada masih dalam proses harmonisasi data,β ujar Direktur Perizinan dan Akreditasi Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj Atty Novyanty di Jakarta, Selasa.