"Saya yakin saya akan pulih dan kembali sehat serta bugar," kata Machchhar.
Sekitar dua setengah jam setelah pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Dubai, pesawat itu mulai menukik tajam.
Pesawat tersebut sempat mengirimkan kode "darurat umum", squawk 7700, sebelum beralih ke squawk 7500, kode yang menandakan adanya "gangguan melawan hukum" atau pembajakan.
Dalam wawancara dengan BBC, seorang penumpang menceritakan saat dia menyadari ada sesuatu yang tidak beres.
Almog Itali mengatakan: "Tiba-tiba pesawat mulai turun seperti rollercoaster, dengan gaya gravitasi yang sangat kuat. Pesawat menukik dengan cepat selama 20 atau 30 detik, kemudian kembali stabil, lalu mulai menukik lagi."
Dia mengatakan orang-orang kemudian bergegas menuju kokpit.
Presiden Israel Isaac Herzog pada Kamis mengatakan bahwa seorang perempuan Israel, Tali Manes, menjadi orang yang pertama kali membunyikan peringatan di dalam pesawat setelah mendengar keributan dari arah kokpit.
Suaminya, Zvika, bersama tiga pria lainnya, Yaniv Hayun, Dr Shota Musayev, dan Asaf Rajuan, kemudian masuk ke kokpit setelah Kapten Machchhar berhasil membuka pintu meski dalam keadaan terluka.
Hayun mengatakan dalam sebuah video yang dirilis kantor perdana menteri bahwa pelaku "berusaha merusak instrumen-instrumen pesawat agar pesawat tidak dapat dikendalikan".
Hayun kemudian menceritakan bahwa dia mencekik pelaku dan menariknya keluar dari kokpit sebelum penumpang lain membantu menahannya.
Dia menambahkan bahwa dirinya kemudian "menarik kendali" pesawat.
"Pesawat mulai kembali mendatar, sedikit demi sedikit, lalu [pilot lain] mengatakan kepada saya bahwa dia akan mengambil alih kendali dari sana," katanya.
Dalam wawancara dengan NadiKabar pada Rabu malam, Netanyahu mengatakan pilot yang ditikam, para penumpang, dan kru kedua telah "berhasil mencegah bencana seperti 9/11".