NADIKABAR.COM — Sedikitnya tiga prajurit Angkatan Darat Kolombia meninggal dunia dan delapan lainnya menderita luka parah setelah serangan teror menggunakan pesawat nirawak (drone) menyasar sebuah pangkalan militer di Santa Rosa, wilayah selatan Bolivar.

Dalam pernyataan resminya, Divisi Pertama Angkatan Darat Kolombia mengonfirmasi bahwa serangan tersebut dilakukan menggunakan drone yang telah dimodifikasi untuk membawa alat peledak.

Setelah insiden tersebut terjadi, militer Kolombia langsung mengaktifkan protokol keamanan darurat dan mengerahkan pasukan untuk memeriksa kerusakan infrastruktur serta memastikan jumlah total korban.