Sejumlah prajurit lainnya juga dilaporkan turut terdampak serangan tersebut dan telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan setempat.

Pihak militer mengutuk keras aksi penyerangan itu dan menyebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional serta hak asasi manusia.

Divisi Pertama Angkatan Darat Kolombia meminta masyarakat untuk sesegera mungkin melapor jika mereka memiliki informasi yang relevan guna mengantisipasi dan mencegah potensi aksi serupa yang mengancam keselamatan warga sipil maupun aparat keamanan.