Berbekal cangkul, sarung tangan, dan deretan polibag berisi bibit-bibit tanaman muda, mereka merayap di antara gundukan tanah yang diselimuti arang.

"Selamatkan hutan kita! Di tempat di mana api pernah berkobar menghanguskan pepohonan, kita berdiri menanam seribu bibit pohon endemik Kalimantan untuk harapan hijau Benua Etam," ucap Wawan Irawan, inisiator gerakan Borneo Kind.

Seribu pohon itu bukan sekadar angka seremonial, tapi sebuah oasis kehidupan baru yang terbit di tengah padang arang bekas karhutla.