"Demonstrasi diperbolehkan, tapi tidak boleh rusuh, merusak, bakar-bakaran," ujarnya.

Said kemudian menjelaskan alasan kelompok buruh dan petani menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo. Dia menilai sejumlah kebijakan pemerintah sejalan dengan perjuangan kaum pekerja, terutama terkait perlindungan pekerja rumah tangga, reforma agraria, dan perlindungan ketenagakerjaan.

Menurut Said, kebijakan tersebut mencerminkan upaya melawan neoliberalisme dan memperkuat ekonomi yang berlandaskan Pasal 33 UUD 1945. Dia juga menyinggung kebijakan pembatasan pekerjaan alih daya atau outsourcing serta kenaikan upah minimum yang disebutnya menjadi alasan buruh berada di belakang pemerintahan Prabowo.

"Secara ideologi, apa yang diperjuangkan oleh Presiden Prabowo Subianto sama dengan perjuangan kaum buruh," tuturnya.

Lebih lanjut, Said mengatakan pihaknya dapat menggerakkan anggota serikat pekerja yang tersebar di berbagai daerah apabila muncul upaya yang dinilai mengancam pemerintahan Prabowo. Dia menyebut jaringan serikat buruh memiliki anggota di sejumlah kabupaten dan kota.