Selain sering haus dan buang air kecil, terdapat sejumlah gejala lain yang dapat menyertai diabetes. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat beberapa gejala umum, seperti rasa lapar yang meningkat, kelelahan, penglihatan kabur dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Kemenkes juga mencantumkan sejumlah gejala tambahan, antara lain kesemutan, luka yang sulit sembuh, mudah lelah, penglihatan kabur dan pada kondisi tertentu muncul keluhan kulit atau gangguan seksual.

Namun, diabetes tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas. Pada diabetes tipe 2, keluhan dapat berkembang secara perlahan dan sebagian orang bahkan tidak menyadari dirinya memiliki kadar gula darah tinggi selama bertahun-tahun.

Apakah sering haus dan buang air kecil pasti diabetes?

Jawabannya tidak selalu. Sering haus atau buang air kecil dapat dipengaruhi berbagai kondisi, termasuk banyak minum, cuaca panas, aktivitas fisik, konsumsi minuman tertentu atau kondisi kesehatan lainnya.

Karena itu, kedua gejala tersebut tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menyatakan seseorang terkena diabetes. Pemeriksaan kadar glukosa darah diperlukan untuk memastikan diagnosis.