Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa secara anatomi tubuh manusia, tidak ada korelasi langsung tim redaksi sulit buang air besar dengan peradangan pada apendiks (usus buntu).

Alasan utamanya sangatlah logis: lokasi terjadinya sembelit dan lokasi usus buntu sangatlah berjauhan.

Banyak orang awam mengira bahwa kotoran atau feses yang ditahan akan menumpuk dan akhirnya masuk menyumbat usus buntu. Padahal, proses di dalam perut tidak terjadi seperti itu.

"Karena lokasi sembelit dan lokasi usus buntu itu cukup jauh. Kalau usus buntu itu terjadi di usus besar bagian awal, sembelit itu masalahnya di usus besar bagian akhir," jelasnya.