Fenomena ini bisa terjadi karena terlalu fokus pada diri sendiri saat berbicara. Seseorang tidak tahu persis apa yang dipikirkan orang lain tentang dirinya. Hal ini membuat mereka lebih sering menduga-duga pandangan orang lain tentangnya dengan pemikirannya sendiri.
Sayangnya, terlalu fokus pada diri sendiri juga bisa membuat seseorang tidak menyadari sinyal positif dari lawan bicaranya. Tatapan hangat dari lawan bicara atau senyum yang mengisyaratkan dukungan bisa saja terlewatkan.
Mengutip Psychology Today, situasi ini berkaitan dengan negativity bias atau kebiasaan otak yang lebih mudah mengingat hal-hal buruk dibandingkan hal-hal baik. Ketika sedang merasa gugup kita cenderung memikirkan kesalahan kecil yang sebenarnya belum tentu disadari orang lain.
Membiarkan kondisi ini terus terjadi akan membuat seseorang menjadi sedih dan gelisah. Pikiran-pikiran negatif tersebut bisa membuat seseorang tidak percaya diri membangun hubungan lebih dekat dengan orang lain.
Cara mengurangi perasaan takut tidak disukai