Sementara itu, kelompok pelajar diikuti 13 regu dan kelompok OPD/ASN UKPD sebanyak 28 regu. Lomba dayung ini juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan Pasar Baru melalui kegiatan olahraga dan budaya. Festival tersebut sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai peran Pasar Baru dalam sejarah perkembangan Kota Jakarta.
Setiap tim terdiri dari enam orang dengan komposisi empat peserta putra dan dua peserta putri dalam satu perahu. Komposisi tersebut membuat setiap anggota harus mampu bekerja sama menjaga keseimbangan dan ritme kayuhan. Bukan hanya mengandalkan kekuatan fisik, perlombaan juga menguji kekompakan setiap regu. Peserta harus menyamakan gerakan saat mendayung sekaligus mengarahkan perahu agar dapat melaju cepat hingga garis finis.
Dengan memanfaatkan Anak Kali Ciliwung sebagai lokasi perlombaan, Festival Pasar Baru menghadirkan aktivitas yang melibatkan masyarakat sekaligus menampilkan sisi lain kawasan bersejarah tersebut.