Pelaku mengaku tak ada niat membakar korban. Pelaku menyesali perbuatannya.
"Iya, ada penyesalan si nenek," ujar Kanit PPA Polres Metro Depok AKP Tamar Bekti saat dihubungi wartawan, Jumat (30/10).
Pelaku sempat mengungkapkan penyesalan kepada penyidik. Pelaku mengaku tak bermaksud membakar cucunya, melainkan memberi peringatan agar korban mendengar ucapannya.
"Katanya nenek 'Kenapa ya saya tega melakukan, saya nyesel, saya nggak sengaja niat bakar cucu saya, saya cuma ngasih tekanan peringatan supaya dia mau dengerin Nenek dan tidak mengulangi lagi perbuatannya'," ucapnya.
Setelah ditegur, korban tidak menggubris dan tetap memainkan ponsel.
"Tapi korban tetap tidak berkata-kata dan tetap main handphone," ungkapnya.
Korban kini mengalami koma dengan luka bakar 80 persen. Korban belum juga sadar. "(Korban) belum sadar. Koma," ujarnya.