"Mau dibawa keluar dari rumah karena sudah mulai ada aroma (dari tubuh jenazah)," ucap Zaky.
Mayat korban lantas dibungkus menggunakan kasur untuk menyembunyikan keberadaannya. Pelaku sempat meminta bantuan warga membawa keluar kasur tanpa memberi tahu isi bungkusan itu.
Warga menolak memberi bantuan lantaran bungkusan yang hendak dibuang pelaku mengeluarkan bau. Warga yang curiga dengan gelagat pelaku memutuskan melaporkan hal itu ke aparat.
"Informasi ada salah seseorang yang lagi bungkusin sesuatu yang tidak lazim, dibungkus pakai kasur, pakai selimut," tuturnya.
Polisi akhirnya turun ke lokasi lalu mendapati pelaku yang masih berupaya membawa jenazah korban. Aparat kemudian memeriksa bungkusan kasur yang hendak dibuang pelaku.
"Setelah diperiksa, ketahuan kalau yang diikat itu ternyata jenazah. Saat dibuka ada jenazah wanita dan ada bayinya," beber Zaky.
Bayi hasil aborsi diperkirakan telah berusia 7 bulan. Jenazah korban dan bayinya dievakuasi ke rumah sakit, sedangkan pelaku diamankan di Polres Polman.