Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan setiap persoalan yang melibatkan siswa disikapi secara profesional dengan mengutamakan pendekatan rehabilitasi psikososial dan perlindungan anak di bawah umur.
"Tentu kita akan coba mencarikan solusi terbaik. Kita tidak akan juga membiarkan, tapi kita akan carikan solusi terbaik. Dan ini menjadi bahan evaluasi buat kami juga," ujar Gus Ipul dikutip dari NadiKabar, Sabtu (24/10/2026).
Komitmen tersebut diperkuat oleh Plt. Kepala Pusdiklatbangprov Kementerian Sosial, Afrizon Tandjung, yang menyatakan dinamika adaptasi dalam kehidupan asrama menjadi bahan refleksi penting untuk memperketat standar pengasuhan. Pihaknya memastikan penanganan medis maupun pendampingan psikologis bagi siswa yang terlibat telah berjalan optimal.
"Sekolah Rakyat hadir untuk menjaga harapan dan masa depan anak-anak. Karena itu, setiap persoalan harus kita selesaikan dengan baik, setiap kekurangan harus kita perbaiki, dan setiap anak harus tetap kita lindungi," tegas Afrizon.