Ia menegaskan bahwa sebagai Gubernur Jakarta, dirinya harus melayani seluruh umat beragama tanpa membedakan agama, ras, maupun etnis.

Pramono juga meminta Wali Kota Jakarta Timur Munjirin untuk membantu menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang belum rampung di gereja tersebut, termasuk penyelesaian tembok dan persoalan perizinan yang berkaitan dengan bangunan di sebelahnya.

Sementara, Ketua Jemaat Gereja, Reapelt Kairupan, mengatakan total anggaran pembangunan GMHAK Taman Harapan Jaya mencapai Rp7,234 miliar.

Anggaran tersebut berasal dari swadaya jemaat, donatur, penjualan hasil gereja lama, serta dukungan organisasi Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, yakni Indonesia Uni Kawasan Tengah dan Konferens DKI Jakarta.