Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW) menyatakan akan memberi pendampingan kepada Mary Jane dan keluarganya dalam proses kembali menjalani kehidupan di masyarakat. Menteri DMW Filipina Hans Leo Cacdac memerintahkan timnya untuk berkoordinasi langsung dengan keluarga Mary Jane di Nueva Ecija setelah pembebasannya.

"Instruksi kami jelas: DMW harus bahu-membahu mendampingi Mary Jane, anak-anaknya, dan orang tuanya saat mereka menata kembali kehidupan mereka," ujar Cacdac dalam sebuah siaran pers, dikutip laman resmi pemerintah Filipina, Minggu (27/9/2026).

Cacdac mengatakan tim DMW yang menuju Nueva Ecija akan bekerja sama dengan keluarga Mary Jane dan pemangku kepentingan setempat untuk menyusun program reintegrasi. Program itu akan disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

"Tim kami yang menuju Nueva Ecija akan bekerja sama secara langsung dengan pihak keluarga dan pemangku kepentingan setempat untuk menyusun program reintegrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka," lanjutnya.

Menurut DMW, program tersebut menjadi dasar untuk memberikan intervensi di tingkat keluarga dan masyarakat. Pemerintah, katanya, ingin menjamin kepulangan Mary Jane dapat mendukung produktivitas dan kemandirian jangka panjang.

"DMW menyambut baik keputusan Presiden tersebut, seraya mencatat bahwa pemberian grasi eksekutif ini menandai akhir yang pasti dan penuh kemenangan atas perjuangan berat selama puluhan tahun untuk mendapatkan kembali kebebasan dan kemerdekaannya," demikian bunyi pernyataan tersebut.

DMW dan Overseas Workers Welfare Administration (OWWA) saat ini sedang mengupayakan penyediaan layanan konseling psikososial, paket bantuan awal untuk mata pencaharian, modal usaha, serta pelatihan keterampilan. Inisiatif itu juga akan menghubungkan usaha-usaha yang akan dia jalani secara langsung dengan koperasi setempat dan peluang ekonomi daerah di Nueva Ecija, sehingga kepulangannya menjadi sarana untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat.

"Reintegrasi bukan sekadar soal pulang ke rumah-ini tentang memulihkan martabat, memastikan kemandirian finansial, dan memampukan Mary Jane untuk berkontribusi bagi komunitas serta perekonomian setempat," kata Cacdac.

Mary Jane dan keluarganya menggelar konferensi pers di Siena College, Quezon City. Dia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Marcos Jr atas pemberian grasi tersebut. Dia mengungkapkan rencananya untuk mempererat hubungan dengan keluarga, beristirahat, dan mengunjungi gereja di kampung halamannya.

"Kami ingin fokus mempererat kebersamaan keluarga terlebih dahulu, lalu makan bersama seluruh anggota keluarga di Nueva Ecija," ujarnya.

Dalam sebuah pesan kepada para perekrutnya, Mary Jane menyampaikan harapannya agar mereka membersihkan nama baiknya menyusul pemberian pengampunan baginya.

"Tolong katakan saja yang sebenarnya bahwa saya benar-benar tidak bersalah. Satu keinginan saya lainnya adalah berkumpul kembali dengan keluarga, dan itu sudah terwujud. Hanya itu saja yang saya inginkan-mendengar langsung dari mulut mereka bahwa saya tidak bersalah," ujarnya.