Tim pendiri Jodell turut berkontribusi dalam pengembangan robot antariksa pertama Tiongkok dan berpengalaman hampir 30 tahun di bidang rekayasa kedirgantaraan. Untuk komponen "tangan", perusahaan mengembangkan sendiri penjepit elektrik dan tangan robotik dengan presisi hingga tingkat mikron. Sementara itu, untuk komponen "mata", Jodell mengembangkan sensor visual-taktil dan bekerja sama dengan Profesor Gerald E. Loeb, pendiri SynTouch sekaligus anggota National Academy of Sciences Amerika Serikat. Dengan memanfaatkan teknologi BioTac yang digunakan Shadow Robot, kedua pihak mengembangkan sensor taktil baru yang meniru kemampuan indra manusia. Sensor tersebut dapat mendeteksi gaya, getaran, dan suhu, serta tahan terhadap gangguan elektromagnetik di lingkungan industri. Jodell juga mempercepat produksi massal sensor ini di Suzhou. Untuk komponen "otak" dan data, Jodell membangun platform data embodied intelligence serta sistem kecerdasan robot yang mengolah data produksi nyata untuk memperoleh wawasan operasional. Keempat komponen—tangan, mata, otak, dan data—membentuk satu sistem terpadu. Unit eksekusi modular berstandar dan stasiun kerja industri yang dikembangkan Jodell menjembatani tahap akhir antara teknologi cerdas dan dunia fisik sehingga kemampuan robot dapat diterjemahkan menjadi produktivitas pabrik yang terukur dan terverifikasi.

Jodell memiliki 17 seri produk, sedangkan lebih dari 50 jenis produk telah diproduksi secara massal. Kapasitas produksinya melampaui 100.000 unit per tahun. Perusahaan ini telah melayani lebih dari 6.000 pelanggan di berbagai negara dan memasok komponen end-effector robot. Jodell juga menargetkan posisi terdepan, serta ingin menetapkan standar global untuk lapisan eksekusi dalam industri embodied intelligence.