Haris berharap meningkatnya kunjungan wisatawan dapat menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), perdagangan, kuliner hingga penyediaan homestay.

β€œBesar harapan kami, seluruh kegiatan ini bermuara pada perputaran ekonomi masyarakat. UMKM bisa bergerak, semakin banyak orang datang, homestay bisa berjalan dan masyarakat bisa menjual berbagai produk maupun jasa. Ketika banyak orang datang dan berbelanja, destinasi kita semakin dikenal dan ekonomi masyarakat ikut meningkat,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengembangan wisata melalui festival itu juga mengusung konsep halal tourism atau pariwisata halal. Konsep tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan dan minuman halal, tetapi juga menyangkut kepantasan, kenyamanan serta tersedianya fasilitas pendukung bagi wisatawan, termasuk tempat ibadah.

Direktur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Pengatur Badan Usaha Milik Negara (BP-BUMN) Edy Eko Cahyono mengapresiasi sinergi Pemkab Probolinggo bersama BUMN, pihak swasta dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat pesisir.