Shanghai Electric menghadirkan solusi digital berbasis AI untuk industri pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) yang mencakup seluruh tahapan, mulai dari desain dan manufaktur hingga pengoperasian serta pemeliharaan peralatan. Melalui alur kerja berbasis data dengan mekanisme closed-loop, solusi ini meningkatkan efisiensi penelitian dan pengembangan (R&D), menjaga kualitas produk, serta turut mengoptimalkan keputusan operasional dan pemeliharaan.
Untuk industri baterai, perusahaan memperkenalkan solusi lini produksi terintegrasi bagi pabrik pintar baterai litium yang mencakup seluruh proses produksi. Solusi ini meliputi perencanaan dan desain, penerapan proses produksi, sistem utilitas pendukung, serta pengendalian lingkungan. Rangkaian tersebut dapat memenuhi kebutuhan otomatisasi, digitalisasi, dan manufaktur cerdas.
Infrastruktur Komputasi dan Manajemen Energi
Rak komputasi pusat data Shanghai Electric menggunakan teknologi pendinginan cair dua fase untuk mengendalikan suhu cip secara presisi. Kapasitas pendinginannya melampaui 200 kW per rak, sementara kepadatan komputasi meningkat lima kali lipat. Solusi ini juga dapat diterapkan untuk memutakhirkan pusat data yang sudah beroperasi. Dengan integrasi platform Internet of Things (IoT), sistem tersebut ikut menghemat energi secara menyeluruh dan mendukung pemeliharaan prediktif.
Perusahaan juga menampilkan sistem manajemen dan pengendalian energi cerdas yang mengintegrasikan komputasi awan, edge, dan perangkat. Sistem ini memanfaatkan algoritma AI untuk memprediksi produksi listrik dan beban energi, serta mengoptimalkan distribusi berbagai sumber energi. Dengan demikian, sistem membentuk siklus tertutup yang mencakup pengindraan, analisis, pengambilan keputusan, dan eksekusi. Sistem tersebut telah mendukung operasi di luar jaringan listrik (off-grid) secara berkelanjutan, termasuk pada jaringan mikro di ladang minyak. Penerapan ini menunjukkan kemampuannya menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus menyesuaikan pengoperasian secara fleksibel dalam kondisi ekstrem.