Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Sianida 3 ton diduga dipasok untuk tambang ilegal di tiga provinsi
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo menduga tiga ton sianida asal Filipina yang digagalkan masuk melalui perairan Gorontalo Utara ditujukan untuk memasok
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 22 September 2026 pukul 14:10 WIB
• ⏱ 2 menit baca
"Memang saat ini posisi barang ini yaitu sianida dari informasi yang kami dapatkan di lapangan sedang langka jadi memang harganya sangat fantastis" kata Devy.
Ia menjelaskan harga yang tinggi tersebut berkaitan dengan kondisi pasokan dan aktivitas pertambangan yang masih menggunakan sianida, meskipun penertiban terhadap kegiatan tersebut telah berulang kali dilakukan.
Dalam kasus tersebut, Lanal Gorontalo bersama Bea Cukai Gorontalo menggagalkan pengiriman sekitar tiga ton sianida pada Senin (21/9) sekitar pukul 02.30 WITA di sekitar perairan Pulau Bugisa dan Pulau Lampu, Kabupaten Gorontalo Utara.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.