NADIKABAR.COM — Acara kumpul bersama keluarga selama liburan bisa memunculkan situasi yang tidak atau kurang mengenakkan, seperti pertemuan dan interaksi dengan anggota keluarga yang suka mengomentari atau mengkritik orang lain.
Terapis pernikahan dan keluarga berlisensi Rachel Diamond, Ph.D., LMFT, PMH-C dalam artikel yang dipublikasikan di Psychology Today pada Kamis (5/11) menyampaikan perlunya menerapkan batasan untuk menghindari situasi yang tidak mengenakkan semacam itu.
Menurut dia, menetapkan dan menjaga batasan tidak dimaksudkan untuk menciptakan jarak atau memutus hubungan, tetapi mengomunikasikan hal yang diperlukan agar merasa nyaman dan bisa menjalin hubungan yang sehat dengan anggota keluarga yang lain.
Ia menyampaikan bahwa menetapkan batasan berbeda dengan membuat aturan bagi orang lain.
Aturan menentukan bagaimana orang lain harus bertindak, sedangkan batasan menyatakan apa yang akan dilakukan dalam merespons tindakan orang lain.