Noer menambahkan bahwa upaya perluasan kampanye itu bertujuan untuk memperkuat upaya pemilahan, pengumpulan, dan daur ulang sampah. Serta untuk mendorong partisipasi masyarakat dan para pemangku kepentingan di sepanjang rantai nilai limbah kemasan.

Saat ini inisiatif yang dilakukan mencakup kegiatan di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Surabaya dan Malang di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, serta Bali.

Terhitung saat ini, proyek itu telah dilaksanakan di 389 lokasi, dengan didukung oleh jaringan beragam mitra peserta, termasuk sekolah, komunitas, kafe, pelaku usaha, lembaga keagamaan, dan pengumpul sampah.