Pendekatan ini juga menempatkan pengumpul sampah dan jaringan pengumpulan lokal sebagai bagian penting dalam ekosistem daur ulang. Dengan memperkuat konektivitas antara sistem pengumpulan di tingkat komunitas dan saluran daur ulang yang lebih formal, kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan pemulihan material sekaligus mendukung mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada ekosistem daur ulang.

Perluasan kampanye daur ulang sampah untuk kemudian bertujuan meminimalisir kehadiran sampah di laut juga dilakukan dua negara lain di Asia Tenggara, yakni Thailand dan Filipina. Di ketiga negara ini, proyek Recycle for Good-Prevent Marine Litter” akan berlangsung hingga Desember 2028.