NADIKABAR.COM — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat ekspansi pasar bahan bangunan inovatif melalui pasokan Bata Interlock Presisi untuk mendukung pembangunan ekosistem perumahan di wilayah Indonesia timur.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan kehadiran Bata Interlock Presisi merupakan wujud kontribusi SIG untuk memperkuat ekosistem perumahan nasional melalui ketersediaan bahan bangunan inovatif, serta mendukung kemudahan dan perluasan akses masyarakat terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan memenuhi aspek keamanan.

"Dengan jaringan operasional yang luas, perusahaan mendukung pembangunan di seluruh wilayah Indonesia hingga wilayah terpencil dengan beragam bahan bangunan inovatif dan berkelanjutan," kata Vita dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Penyediaan Bata Interlock Presisi akan diproduksi oleh anak perusahaan SIG yakni PT Semen Tonasa dan PT Varia Usaha Beton untuk kawasan Perumahan Sunrise City Maros, Sulawesi Selatan yang merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung pembangunan di Indonesia dengan menyediakan bahan bangunan yang inovatif untuk berbagai kebutuhan konstruksi.

Secara teknis, Bata Interlock Presisi dirancang sebagai solusi konstruksi yang mengedepankan kecepatan pengerjaan, efisiensi material, kualitas, dan keberlanjutan melalui mekanisme saling mengunci antarbalok dengan tingkat presisi tinggi yang menghasilkan struktur bangunan kokoh, tahan gempa, dan tahan api.

Direktur Utama PT Nusantara Land Development (NLD Corp), Tri Wijaya selaku pengembang proyek perumahan tersebut mengatakan keputusan penggunaan material tersebut didasarkan pada riset selama satu tahun oleh NLD Corp, termasuk peninjauan langsung ke rumah contoh di Bambu Apus, Jakarta, serta pameran Danantara Housing Expo 2026.

“Kami menawarkan hunian dengan karakter material berbeda, tapi dengan harga terjangkau. Ini yang kami coba hadirkan di sini. Sebuah kehormatan bagi kami karena menjadi rumah pertama di Sulawesi yang menghadirkan rumah dengan Bata Interlock Presisi SIG," kata Tri Wijaya.

Tri Wijaya menjelaskan bahwa pihaknya memadukan segmen rumah subsidi dan komersil dalam satu kawasan. Sebanyak 17 unit rumah komersil di bagian depan kawasan mengusung konsep bergaya Skandinavia menggunakan Bata Interlock Presisi SIG.

Menurutnya, konsep Skandinavia diminati pasar karena memberikan tampilan premium serta kondisi udara dalam ruangan yang lebih sejuk untuk mengimbangi iklim Maros yang cenderung panas. Ke depan, NLD Corp juga merancang penggunaan material serupa untuk segmen rumah subsidi pada proyek berikutnya.

Kerja sama strategis antara SIG dan NLD Corp ini sebelumnya telah diresmikan melalui kegiatan kick-off pembangunan rumah menggunakan Bata Interlock Presisi di Perumahan Sunrise City Maros pada 3 Oktober 2026. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen kedua belah pihak serta perwakilan Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.