Secara terpisah, Direktur Eksekutif promotor balapan Singapura GP Pte Ltd (SGP), Adam Firth, menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada rencana untuk mengubah aktivitas hiburan Formula 1 Singapore Grand Prix 2026.

"Kami akan terus memantau secara cermat segala kondisi cuaca, termasuk kabut asap, sebagai bagian dari prosedur standar perencanaan dan operasional acara kami. Jika terdapat perubahan apa pun, kami akan menyampaikannya melalui saluran resmi kami secara tepat waktu," ujar Firth, seperti dilansir Bernama.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup, Grace Fu, yang mengatakan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk mengubah aktivitas hiburan outdoor dalam ajang Formula 1 meskipun kondisi kabut asap memburuk.

Grace mengimbau para pengunjung ajang Formula 1 untuk mengambil langkah-langkah pencegahan, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, serta penderita penyakit jantung atau paru-paru, agar menghindari paparan kabut asap yang tidak sehat dalam waktu lama.

Dia menambahkan bahwa mereka yang merasa kurang sehat atau sangat sensitif terhadap kabut asap sebaiknya tidak menghadiri acara tersebut.