Angka ini melonjak hampir 2,8 kali lipat dibanding tiga minggu sebelumnya yang masih berada di kisaran 3,2 persen. KDCA juga mencatat adanya kenaikan jumlah pasien COVID-19, yang membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit umum.
Tak hanya di Korsel, tren lonjakan kasus juga dilaporkan terjadi di China. Di sepanjang bulan Juli, media lokal mencatat ada sekitar 522.000 kasus baru COVID-19 dengan 487 kasus bergejala berat dan satu kasus kematian.
Pihak ritel memperkirakan tren tingginya permintaan produk kesehatan masih akan bertahan dalam beberapa waktu ke depan, terlebih dengan dimulainya kembali kegiatan sekolah serta masuknya masa peralihan musim (pancaroba).