NADIKABAR.COM — Artis Sinyorita Esperanza mengenang rencana indah yang telah disiapkannya bersama keluarga untuk menyambut calon anak keduanya. Ia bahkan telah menyiapkan nama untuk buah hatinya jika berjenis kelamin perempuan.
Kehamilan Sinyorita dinyatakan gugur pada 9 September 2026. Ia mengaku sempat terpukul, tetapi kini berusaha menerima takdir tersebut.
"Kalau cewek aku maunya Queena," kata Sinyorita saat ditemui di Studio Brownis Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.
Nama Queena dipilih Sinyorita untuk melengkapi konsep inisial anggota keluarganya yang disebutnya sebagai The Bundars. Ia ingin susunan nama tersebut berurutan, yakni P, Q, R, S.
"Aku tuh pengin kan The Bundars tuh P, Q, R, S: Pasya, Queena, Robby, Sinyo. Terus kenapa Queena? Abang tuh ada namanya Wajendra belakangnya, artinya raja. Nah Queena tuh aku pengin punya ratu gitu di rumah, ratu cilik," tuturnya.
Sinyorita mengatakan keluarga, termasuk sang kakak dan keponakannya, juga sudah membayangkan kehadiran anggota keluarga baru tersebut.
"Terus ya sudah deh, ternyata kita manusia kan boleh berharap ya, tapi kita enggak pernah tahu ending-nya seperti apa. Sudah ditentuin sama Allah, ya memang The Bundars-nya enggak jadi nambah member," ujarnya.
Sinyorita sebelumnya sempat mengunggah rangkuman perjalanan kehamilannya di media sosial. Unggahan itu sempat membuat netizen bingung lantaran memperlihatkan momen bahagia sekaligus kesedihan.
Ia menjelaskan sebenarnya dokumentasi kehamilan tersebut hendak disimpan terlebih dahulu hingga usia kandungan tujuh bulan. Namun, setelah mengalami keguguran, ia memilih mengunggahnya sebagai bagian dari perjalanan hidupnya.
"Jadi ya sudah, aku posting bahwa kebahagiaan dan kesedihan itu bisa langsung jadi satu dan berlangsung kayak menjentikkan jari saja gitu," katanya.
Sinyorita juga memilih menerima keguguran yang dialaminya sebagai bagian dari takdir. Ia menegaskan berbagai upaya yang dilakukan manusia pada akhirnya tetap berada di luar kuasa Tuhan.
"Dengan segala pertanyaan itu, aku cuman kasih satu kata: qodarullah saja. Karena jujur mau seketat apa pun kita sudah menjaga kandungan dan lain-lain, rahim itu ranahnya Allah," ujarnya.
"Mau sekeren apa pun program yang kita jalanin, kalau misalnya memang kata Allah harus luruh, ya luruh saja," sambung Sinyorita.